Jumat, 24 Februari 2017

Franchise Minuman Teh Racik

Jual Teh Poci Dengan Cara Kemitraan

Teh merupakan satu minuman favorit yang sering dipilih oleh masyarakat karena menyegarkan dan menyehatkan tubuh. Meskipun sudah banyak beredar di pasaran jenis minuman yang lebih unik baik dari segi rasa dan penampilan, namun teh tetap menjadi pilihan yang utama. Banyak orang yang ingin jual teh poci dengan sistem kemitraan karena merk yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat.
Sistem Kemitraan Untuk Jual Teh Poci
Banyak orang yang sudah mengenal teh poci dengan baik karena hampir di semua supermarket termasuk juga dengan toko kelontong bisa ditemukan teh dalam kemasan ini. Menilik pada kesuksesan teh yang dijual dalam kemasan, teh poci juga merambah secara langsung kepada konsumen sehingga mereka bisa menikmati teh secara langsung tanpa perlu menyeduhnya terlebih dahulu. Meningkatnya kesibukan masyarakat membuat mereka tidak mampu untuk sekedar membuat teh sendiri sehingga dengan membelinya secara langsung melalui booth resmi, maka konsumen bisa menikmatinya secara langsung namun tetap bisa melakukan aktivitas mereka masing-masing.
Melihat partisipasi masyarakat yang sangat besar akan bisnis ini, banyak orang yang berminat untuk menjadi mitra dan jual teh poci demi bisa meningkatkan penghasilan serta memperoleh keuntungan yang besar. Terdapat beberapa pilihan paket yang bisa dipilih oleh calon mitra yang ingin bergabung dengan investasi awal mulai dari Rp 5 juta sampai dengan Rp 7.5 juta. Beberapa keuntungan bisa diperoleh dari menjadi mitra teh poci seperti pihak franchisor menjamin balik modal hanya dalam waktu 3,5 bulan dengan asumsi penjualan 70 cup per harinya.
Beberapa fasilitas lengkap juga akan diberikan pada mitra untuk memulai bisnisnya seperti meja counter atau booth penjualan resmi, cooler box untuk meletakkan es, container dari es teh, termos, teko listrik, mesin seal, centong kayu, sendok besar, saringan, serta pelatihan resmi secara detail agar bisa membuat teh dengan cita rasa yang sama dengan aslinya. Selain itu, pihak franchisor juga memberikan ilustrasi dalam perhitungan keuntungan yang diperoleh sebagai contoh bila Anda memilih jenis investasi yang Rp 5 juta dan mampu menjual minimal 70 gelas per harinya. Harga teh standar dari teh poci adalah Rp 2.500. Bila dalam waktu satu bulan Anda bisa menjual 70 gelas, maka omzet satu bulan yang bisa Anda dapatkan addalah sekitar Rp 5.250.000.
Banyak manfaat yang bisa diperoleh seorang mitra yang memilih untuk jual teh poci dengan cara kemitraan seperti memiliki variasi yang bermacam-macam sehingga konsumen tidak akan merasa bosan, kemasan yang praktis dan juga menarik dengan gelas plastik sekali minum yang memiliki label resmi dari teh poci, harga jualnya juga sangat murah bagi konsumen sehingga semua kalangan masyarakat bisa mengonsumsinya, dan juga merek yang sudah dikenal sejak lama dengan reputasi yang sangat baik.

Semoga informasi mengenai kemitraan jual teh poci ini bisa memberikan inspirasi pada Anda pemilik modal yang memilih teh sebagai jenis bisnis utamanya.

Franchise Minuman Teh Racek

Bisnis Franchise Minuman Teh Poci, Modal Kecil Untungnya Lumayan

Saat ini bisnis minuman teh berkembang sangat pesat di masyarakat Indonesia. Selain minuman teh siap saji yang memang sedang populer di Indonesia, modal usaha yang dibutuhkan juga sangat terjangkau.  Salah satunya adalah bisnis minuman Teh Poci.
Franchise Teh Poci dikendalikan oleh perusahaan yang sudah terpercaya dan sudah memiliki cabang di beberapa wilayah Indonesia. Berikut adalah beberapa analisa yang bisa dipakai menjadi acuan dalam membuat keputusan sebelum menjadi franchisor usaha minuman Teh Poci.

1. Variasi Teh Poci
Pada umumnya teh memiliki rasa yang sama. Namun Teh Poci menyajikan variasi rasa yang berbeda dengan teh pada umumnya. Variasi rasa yang ditawarkan sangat cocok dengan tuntutan konsumen di semua kalangan masyarakat. Selain rasanya yang menyegarkan dan juga manis, varian rasa buah jeruk, melon dan berbagai varian lainnya membuat Teh Poci disukai anak-anak dan orang dewasa.
2. Kemasan yang Menarik dan Praktis
Dalam dunia usaha, selain produk dengan kualitasnya baik, kemasan juga adalah hal yang penting untuk diperhatikan lebih lanjut.  Kemasan yang baik akan membuat kepuasan dan perasaan nyaman kepada pelanggannya. Apalagi yang berhubungan dengan produk makanan/minuman.  Nah, Teh Poci menawarkan kemasan yang sangat praktis, mudah dibawa dan sangat modern. Teh Poci dikemas dalam kemasan cup yang sudah dilengkapi lebel sehingga dijamin kenyamanan serta kepuasan pembelinya.
3. Harga yang Terjangkau Konsumen
Harga Teh Poci pada umumnya antara Rp 2500 untuk small cup dan Rp 3000 untuk jumbo  cup.  Harga yang bisa dikatakan murah untuk Teh Poci dengan rasa yang enak dengan kemasan yang menarik. Wajar saja Teh Poci laris manis di pasaran di berbagai skala konsumen  mulai dari anak sekolah, mahasiswa, pegawai kantoran hingga umum.
4. Harga Mitra yang Terjangkau
Selain produknya populer di masyarakat, modalnya pun ringan dan sesuai dengan keinginan pemiliknya. Franchise Teh Poci memerlukan modal Rp 5 juta dan Rp 7 juta. Perbedaan modal yang dibutuhkan adalah fasilitas yang akan diterima.  Beberapa fasilitas yang akan diterima mitra seperti : meja counter, cooler box, termos, mesin pembuat teh, teko listrik, saringan dan berbagai jenis perlengkapan lain.
5. Analisis Keuangan Bisnis Teh Poci
Dalam dunia bisnis, memiliki target tentunya adalah salah satu kunci keberhasilan. Target tidak hanya berupa kepuasan pelanggan tetapi juga tingkat penjualan yang memang telah direncanakan agar bisnis tetap bisa berlanjut bahkan semakin berkembang.  Analisanya kira-kira sebagai berikut:
Biaya investasi awal : Rp 5.000.000
Target penjualan rata-rata per hari : 70 cups
Harga jual per cup : Rp 2.000 (small cup)
Omset per bulan : Rp 2.000 x 30 hari x 70 cups = Rp 5.250.000
Ilustrasi perhitungan Modal Kerja:
Modal teh Poci per cup : Rp 1.219
Target penjualan rata-rata per hari: 70 cups
Jumlah hari kerja : 30 hari
Modal Kerja per bulan : 30 hari x 70 cups x Rp1.219 = Rp 2.559.900
Biaya variable :
Sewa tempat : Rp 500.000
Gaji pegawai : Rp 700.000
Modal Kerja : Rp 2.559.900+
Total                     : Rp 3.759.900
Laba / keuntungan : Rp 5.250.000 – Rp 3.759.900 = Rp 1.490.100
O.I (Return of Investment) / Balik Modal = Rp 5.250.000 : Rp 1.490.100 = 3.4 bulan

Catatan: analisis / perhitungan diatas hanyalah ilustrasi jadi belum tentu menjamin anda akan mendapatkan hasil yang sama.

Franchise Minuman Teh Poci 2014

Asal Usul Ditemukannya Teh

Menurut legenda, teh ditemukan pertama kali oleh Kaisar Shen Nung dari China sekitar tahun 2737 sebelum Masehi. Penemuannyapun tanpa disengaja, yaitu saat Kaisar Shen Nung merebus air, beberapa helai daun teh terjatuh dan masuk ke air rebusan tersebut.  Kaisar yang juga seorang penyembuh merasa penasaran lalu mencicipi air yang sudah berubah warna menjadi kecoklatan. Dan ternyata air rebusan daun teh memiliki aroma yang nikmat dengan rasa sedikit sepat namun menimbulkan efek yang baik pada tubuhnya.
Ceritanya lagi, pada tahun 780 Masehi seorang cendikiawan bernama Lu Yu membukukan temuan-temuan dan manfaat Teh berjudul “The Classic of Tea”.  Buku ini tersebar dan menjadi kitab suci minuman teh terutama di negeri China.  Dalam buku tersebut teh digambarkan sebagai minuman yang memiliki khasiat tinggi yang menyehatkan tubuh, membuat perasaan menjadi lebih ringan dan segar setelah meminumnya. Mencegah rasa kantuk serta meningkatkan kemampuan otak berpikir.
Bagaimanakah Awalnya Teh Masuk ke Indonesia?
Sekitar abad ke 17 melalui seorang kebangsaan Jerman bernama Andreas Cleyer, Teh masuk ke Indonesia. Ia setibanya dari Jepang menanam tanaman teh sebagai tanaman hias di rumahnya di Batavia.  Kemudian di tahun 1694, dikabarkan tanaman teh juga terdapat di rumah seorang Gubernur Jenderal VOC bernama Champuys di Batavia.
Barulah sekitar abad ke-18, mulai terdapat pabrik-pabrik pengolahan teh yang mendapat dukungan dari VOC (jaman pemerintahan Gubernur Jenderal Van Den Bosch) karena pada jaman itu, pengolahan teh telah menjadi hal yang serius dan dianggap sukses dalam dunia bisnis.  Banyak perkebunan teh dan pengolahannya terdapat di pulau Jawa. Bahkan di tahun 1835, teh dari Indonesia sudah menyebar masuk ke pasar Eropa. Pertama kali teh kering olahan dari jawa tercatat diterima di Amsterdam pada tahun yang sama.
Teh di Indonesia, dari Teh Bubuk hingga Teh Siap Minum
Teh dulu dengan teh sekarang jika dilihat dari khasiatnya tentunya tidak akan berbeda. Selain untuk melepas dahaga, manfaat teh terhadap bagi kesehatan tubuh tidak diragukan lagi. Jika dilihat dari segi kemasan atau penyajiannya sudah jauh bertransformasi. Dulu kita mengenal teh bubuk atau daun teh yang dikeringkan dengan penyajian yang diseduh air panas, direndam beberapa saat hingga zat teh dan warna kemerahannya keluar lalu disaring sebelum diminum. Setelah sekian tahun kemudian kita mengenal namanya teh celup.  Teh celup memang lebih praktis dari teh bubuk walaupun masih harus diseduh dengan air panas terlebih dahulu.
Kini di era milineum, segala jenis teh dengan varian rasa yang ditawarkan kepada masyarakat semua kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja dan dewasa, orang tua termasuk jenis teh yang diperuntukkan untuk kesehatan atau diet khusus. Kemasannya pun sudah sangat praktis. Tinggal minum saja.
Teh siap minum sudah sangat berkembang saat ini.  Begitu banyak jenis teh dan cara penyajian yang berbeda-beda. Teh adalah jenis minuman yang paling sederhana setelah air putih, selain sehat harganyapun murah menjadikan teh banyak digemari. Ada es teh, teh dengan berbagai varian rasa atau aroma seperti aroma melati, rasa buah-buahan dan teh yang disajikan dengan kue.

Banyak pelaku usaha yang mengambil kesempatan untuk meraup untung dalam bisnis minuman teh. Khususnya minuman teh siap saji.  Jenis usaha teh yang menawarkan franchise adalah Teh Poci.

Franchise Minuman Liang Teh

Kumpulan Usaha Waralaba Minuman

Minuman dingin cocok diminum saat musim kemarau dan minuman hangat cocok diminum saat musim hujan, tentu akan nikmat disajikan bersama kue kering atau menu makanan enak yang lainnya. Sekarang ini banyak kreasi minuman yang semakin marak dipasarkan, seperti ice cappucino cincau yang sedang trendinya dimasyarakat. Hampir di setiap tempat, jalanan, kota, bahkan sampai ke pelosok desa sekali[un, pasti kita menjumpai jenis minuman yang satu ini. tak mau kalah dengan bisnis yang populer ini, setiap orang kini berlomba-lomba untuk membuat sebuah kreasi menu baru yang lebih menarik seperi sop durian.

Macam-macam Usaha Waralaba Minuman
Sebenarnya masih banyak lagi jenis kreasi minuman yang sekarang ini menjadi peluang usaha waralaba yang populer, seperti yang akan penulis rangkum dalam kumpulan usaha waralaba minuman berikut ini.
Mini Stop, memiliki nama perusahaan SumbeRBerkaTGrouP. Untuk informasi lebih lanjut di http://www.ministopindonesia.com
Revo Café, memiliki nama perusahaan PT. Revo Indonesia yang ikut dalam bisnis waralaba teh, ice, dan coffee. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.revoindonesia.com
Your Tea, merupakan bisnis minuman yang mengkhususkan diri dalam minuman teh. Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses melalui www.waralabateh.com
Lup Lup Bubble Drink, memiliki nama perusahaan Lup Lup Bubble Drink yang menyediakan bubuk perasa untuk berbagai jenis minuman. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di http://www.luplupbubbledrink.com/
Bubble Bee, merupakan perusahaan yang menyediakan bahan dasar perasa ice dan bubble. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.bubblebeetaiwan.com
Co-co World Ice Blend, merupakan waralaba dalam bidang minuman coklat. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.co-coworldiceblend.com
DBDPowder, merupakan waralaba minuman penyedia bahan baku minuman powder. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.dbdpowder.com
Capucincaw powder drink. memiliki nama perusahaan CV Capucino Fortune Jaya yang menyediakan jasa bubuk minuman cappucino. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.cappucino.com
Asetehe Bubble Tea, merupakan waralaba dalam bidang minuman teh bubble. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.asetehe.com
Sop Durian Durio, sesuai dengan namanya waralaba ini merupakan waralaba yang menyediakan sop durian. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.SopDurian.com
Cappuccino Cincau Wow, merupakan waralaba minuman untuk es cappuccino cincau. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.capcin-wow.com
Red Ginger Corner, merupakan waralaba minuman penyedia minuman hangat yang dikemas dalam bentuk lain seperti minuman jahe (ice jahe) dan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.redgingercorner.com
Fresh Tebu Hijau, merupakan waralaba minuman dalam bidang teh. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.tebuhijau.com
Rosen Tea, merupakan waralaba yang menyediakan atau produknya berupa teh merah. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di www.rosentea.blogspot.com
Liang Teh Gunung Intan, waralaba yang menyediakan produk minuman teh. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di http://liangteh.wordpress.com/
Frezz bubble, jenis waralaba yang menyediakan bubble tea maupun minuman teh bubuk. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi di http://frezzbubble.com/

Penulis tekankan bahwa daftar atau kumpulan waralaba minuman di atas merupakan sebagian kecil waralaba minuman yang dapat penulis temukan, tentu masih banyak lagi waralaba minuman yang tidak penulis ketahui. Kumpulan waralaba di atas sengaja penulis saring berdasarkan kepemilikan website, sehingga jika pembaca tertarik untuk menjadi mitra atau ingin mengetahui lebih lanjut mengenai informasi waralaba tersebut akan lebih mudah dan lebih lengkap serta up to date.

Franchise Minuman Teh Tongji

Peluang Bisnis Waralaba Teh Tong Tji

Teh Tong Tji sudah lama berkembang pesat di dunia bisnis. Teh Tong Tji gerainya kini mulai banyak dijumpai di beberapa mall yang ada di beberapa kota besar di seluruh Indonesia. Bahkan dalam satu kawasan mall terdapat lebih dari 1 gerai brand minuman teh ini. Hal ini diperkuat dengan tradisi masyarakat Indonesia yang suka untuk meminum teh sambil bersantai bersama keluarga, teman dan rekan. Produsen teh Tong Tji mulanya berinsiatif untuk mengangkat kemasan menjadi minuman siap saji dan siap dinikmati kapanpun dan di manapun. Seiring berkembangnya bisnis usaha tersebut, gerai teh Tong Tji tidak hanya berupa sebuah gerai kecil tetapi sudah menjadi sebuah kafe yang bisa dijumpai di beberapa pusat perbelanjaan dengan tambahan menu makanan camilan dan juga varian teh yang juga banyak.
Pada dasarnya, untuk membuka bisnis waralaba ini cenderung mudah karena didukung oleh modal yang relatif murah dan sasaran pasar yang juga mendukung. Hal inilah yang membuat para pebisnis mulai berbondong-bondong berniat menjadi franchisee atas merk dagang yang satu ini. Untuk penggemar Teh Jasmine, Teh Tong Tji pasti sudah tak asing lagi. apalagi Tong Tji menyediakan berbagai macam pilihan produksi yang umum atau biasa ataupun yang super ekslusif dengan sajian yang berkelas dan sudah modern. Walaupun Teh tong tji sudah tenar dan populer di kalangan masyarakat, umumnya banyak orang yang tak tahu bahwa usia usahanya telah menginjak tahun ke 60.
Teh Tong Tji saat ini dikelola oleh generasi ke 3 dari pendiri awalnya. Teh Dua Burung merupakan perusahaan pemilik merek dagang Tong Tji, berdiri sekitar tahun 1938, boleh disebut sebagai salah satu  pelopor produksi teh di daerah Tegal. Merek Tong Tji saat itu belum lahir, karena baru muncul pada tahun 65-an. Kesan kuat yang muncul ke permukaan dari perusahaan ini adalah kuatnya komitmen terhadap kualitas produksi mereka. Ketika krisis moneter terjadi saja, ketika terjadi kenaikan yang tajam pada harga bahan dasar Teh juga yang lain, dan di sisi lain tingkat daya beli masyarakat yang menurun.
Di saat yang sama dimana mayoritas perusahaan yang mengurangi mutu tehnya agar harga bisa terjangkau. Akan tetapi hal tersebut tidak terjadi pada pada Teh Tong Tji. Kualitas tetap jadi prioritas yang tak bisa ditawar-tawar lagi.
Perusahaan mulai mengembangkan sayapnya, bermula kepada Teh celup, kemudian mulainya pengembangan kepada sebuah counter atau gerai untuk Teh dalam kemasan gelas yang sudah siap minum.
Teh Tong Tji pada awal kemunculan counternya, memberikan es Teh segar secara cuma-cuma khususnya di tempat-tempat yang pas dan strategis. Dan nyatanya mendapat sambutan yang tak disangka-sangka, sehingga counter-counter penjajak teh ini mulai menjual es teh dalam kemasan gelas dengan harga yang murah seharga Rp.2.500 per gelas.

Sejak itulah teh tong tji mulai mengembangkan sayap usahanya dengan sistem waralaba. Meskipun demikian, disinilah letak komitmen pemilik waralaba Teh Tong Tji, dimana pihak perusahaan sangat selektif bahkan cenderung sangat sulit untuk bisa mendapatkan waralaba merek Teh tong tji. Hal-hal yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis waralaba Teh Tong Tji adalah adakan kajian pasar, perhatikan analisis usaha yang diberikan, dan tak kalah penting adalah penentuan tempat usaha yang pas, strategis dan tentu harus menguntungkan. Jika hal tersebut dilakukan tidak mustahil bisnis yang dijalankan akan membawa keuntungan yang luar biasa, dengan tetap memprioritaskan kualitas produk yang kepada konsumen. Sebagaimana komitmen perusahaan Teh Tong Tji menjaga kualitas hingga saat ini.

Kamis, 23 Februari 2017

Franchise Minuman Teh Hijau

Cari Bahan Baku Liang Teh

Kami menyediakan bahan baku Liang Teh, pemesanan melalui SMS/Call jumlah yang dipesan + Ongkos kirim, transfer melalui BCA, saldo masuk, langsung kirim ke alamat anda.
Jangan ragu tidak bisa membuat Bisnis Minuman Kesehatan Liang Teh, kami berikan resep Liang Teh cara masak sangat mudah hanya ikuti caranya.
Anda langsung sudah bisa berjualan ditempat, Untuk menunjang kelancarnya dalam usaha anda, kami juga sediakan Mesin Sealer dengan Tutup Gelas, untuk menyegel minuman Liang Teh dalam kemasan Gelas Plastik agar bisa tahan selama 2 minggu jika dimasuk kedalam kulkas (tanpa bahan pengawet buatan) ini benar-benar murni minuman untuk kesehatan yang sangat berkhasiat untuk menghilangkan panas dalam, dll, minuman ini merupakan minuman traditional China terbuat dari ramuan-ramuan yang telah terpilih.

Anda bisa bayangkan kalau ditambahkan dengan bahan pengawet, minuman dalam kemasan bisa tahan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun lamanya, tapi itu bukan minuman untuk kesehatan, hati-hati bila diminum dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan (Kami tidak menganjurkan memakai bahan tambahan  pengawet tambahan).

Kesehatan tubuh lebih penting.... dari pada uang banyak juga bisa habis untuk biaya pengobatan, jagalah kesehatan anda.... Amin!!!!!!!!

Bisnis makan dan minuman mempunyai peluang yang sangat besar untuk dilakukan, mari kita bersama-sama membuka pengusaha wirausahawan bisnis minuman Liang teh, kami menyediakan bahan baku dan resep untuk membuat minuman, peralatan cara membuat Liang Teh, cara proses akan kami beritahu sendiri.

Modal awal untuk berbisnis sangat Murah Hanya Rp. 400.000,- sudah bisa menjadi Member Waralaba Liang Teh SUGES, ini bukan Money Game, Arisan berantai, ini benar-benar bisnis minuman kesehatan yang murni, semua keuntungan menjadi hak pemilik anda sendiri.
1 (satu) unit Mesin Sealer Tutup dengan Gelas Plastik
1 (satu) Gulung Tutup Gelas Plastik Berlogo Liang Teh SUGES +400m
1 (satu) unit Counter/Booth Liang Teh type Perdana/Platinum /Gold
2 (dua) unit Water Boiler Stainless berukuran 8 liter
2 (dua) unit Termos Stainless Liang Teh
2 (dua) unit Gayung Stainless Liang Teh
2 (dua) unit Kain Saringan (fabric filter)
1 (satu) unit Saringan Plastik Liang Teh
1 (satu) unit Banner & Flyer (Media Promosi).
2 (dua) unit Kaos Liang Teh SUGES
1 (satu) unit Spanduk / Banner Liang Teh SUGES,
10 (sepuluh) Bungkus minuman Liang Teh SUGES Pahit, SOP (Standar Operasional Prosedur) dapat dibuat menjadi 100 gelas minuman Liang Teh,
10 (sepuluh) Bungkus minuman Liang Teh SUGES Manis, SOP (Standar Operasional Prosedur) dapat dibuat menjadi 100 gelas minuman Liang The
100  Cups Gelas Berlogo Liang Teh SUGES.

Dan semoga info ini bermanfaat.

Franchise Minuman Teh Gelas

Arbain Group

Pada Oktober tahun 2010 lalu, beberapa orang pernah mengulas tawaran kemitraan minuman teh dari Arbain Group. Kala itu, Arbain yang bermarkas di Solo, Jawa Tengah ini sudah memiliki 46 mitra usaha.
Selang dua tahun kemudian, kini mereka sudah memiliki 74 gerai, enam diantaranya milik sendiri dan 68 gerai milik mitra yang tersebar di Solo, Bandung, Ciamis, dan Yogyakarta.
Sukarna Jundi, pemilik Arbain Group mengatakan, perkembangan bisnis kemitraan teh segar miliknya mengalami peningkatan bertingkat karena tetap konsisten pada kualitas rasa minumannya. Agar rasa minumannya tetap baik, maka Sukarna sangat selektif dalam memilih bahan baku untuk membuat minumannya. "Saya selalu mencari bahan baku yang berkualitas," ujarnya.
Teh buatan Sukarna ini memiliki rasa yang unik. Ada rasa sepet, ada harum dan juga ada pahitnya. Menurutnya, paduan rasa teh tersebut menyesuaikan dengan selera lidah masyarakat.
Sukarna juga berusaha agar harga produknya tidak terlalu mahal bagi masyarakat. Maka itu, harga jual teh segar per gelas sejak tahun 2010 tidak mengalami perubahan hingga kini yakni masih seharga Rp 2.500 per gelas.
Selain teh, Arbain Grup juga memadu usaha minuman teh ini dengan menu lain yakni popcorn. Harga popcorn yang dijual juga tidak berubah yakni masih Rp 3.500 per bungkus. Menurut Sukarna, paduan antara menjaga kualitas dan harga yang tetap itu yang membuat usahanya lebih berkembang sampai sekarang.
Selain fokus pada kualitas dan harga, Sukarna bilang, waktu proses pengiriman produknya dari kantor pusat ke sejumlah mitra di daerah juga dijamin lancar dan cepat.
Ia berusaha mengirim bahan baku tepat waktu sehingga si mitra tidak menunggu lama dan kecewa. Sukarna juga sangat aktif melakukan promosi melalui media sosial. "Saya juga berusaha juga agar tampilan booth yang saya buat lebih elegan sehingga menarik minat konsumen,"tuturnya.
Meskipun tidak mengalami kenaikan harga, tapi biaya investasi kemitraan mengalami peningkatan. Pada dua tahun lalu, Sukarna menawarkan paket kemitraan dengan nilai  investasi Rp 6,3 juta. Namun sekarang nilai investasinya sudah naik menjadi Rp 8,9 juta. Dengan membeli paket investasi sebesar ini, mitra akan mendapatkan dua gerobak dan peralatan untuk berjualan.
Sukarna juga tidak memungut biaya royalti fee dan franchise fee agar mitranya dapat meraup omzet dan balik modal dalam waktu cepat. Berdasarkan pengalaman selama ini, mitra dia umumnya sudah balik modal sesuai dengan target waktu yang dijanjikan. Bahkan ada mitra yang sudah balik modal dalam waktu dua bulan pasca beroperasi. Itu kalau si mitra bisa meraup omzet sekitar Rp 300.000 hingga Rp 400.000 per hari.

Teh Sofia
Teh Sofia berdiri pada September tahun 2009 lalu di Surabaya, Jawa Timur. Konsepnya cukup unik karena teh seduh yang satu ini mengandalkan bunga rosella sebagai bahan baku dasarnya.
Teh Sofia juga menawarkan banyak rasa seperti susu dan madu. Kala itu, teh rasa orisinal dihargai Rp 2.000 per cup. Sedangkan teh rasa susu dihargai Rp 2.500 per cup dan teh rosella madu dijual Rp 3.000 per cup.
Beberapa pernah mengulas tawaran kemitraan ini pada Maret tahun 2010 lalu. Kala itu, teh Sofia telah membuka lima gerai yang berlokasi di Surabaya dan Bali. Empat diantaranya milik mitra, dan satu gerai milik sendiri.
Namun, sejak awal tahun ini, tawaran kemitraan Teh Sofia tutup. Dyah Setyaningsih, pemilik Teh Sofia mengatakan, bisnis tehnya tak bisa lagi dikembangkan karena harga bahan baku rosella yang terus bergerak naik.
"Awalnya, harga rosella masih Rp 50.000 per kilogram, tapi akhir tahun lalu sudah mencapai Rp 150.000 per kilogram," tutur Dyah. Akibatnya harga jual teh jadi naik.

Maka, Dyah pun memutuskan menutup penawaran kemitraan Teh Sofia. Begitupun dengan empat mitranya juga menutup bisnisnya itu.